http://ewintribengkulu.blogspot.com/2013/04/pengertian-prestasi-belajar-atau-hasil.html
Setiap akhir dari proses belajar
mengajar, selalu ada hasil belajar yang telah dicapai oleh siswa yang disebut
dengan prestasi belajar. Melalui prestasi belajar ini dapat diketahui taraf
penguasaan anak terhadap materi yang diberikan dalam proses belajar mengajar.
Banyak definisi para ahli tentang prestasi belajar, diantaranya sebagai berikut
:
- Nawawi (dalam Hamalik, 2005:67) menjelaskan tentang prestasi belajar yaitu tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam bentuk skor, diperoleh dari hasil tes, mengenai materi pelajaran yang telah disajikan.
- Selanjutnya Hamalik (2005:68) menyatakan bahwa Prestasi belajar merupakan sesuatu yang dibutuhkan seseorang untuk mengetahui kemampuan setelah melakukan kegiatan yang bersifat belajar, karena prestasi adalah hasil belajar yang mengandung unsur penilaian, hasil usaha kerja dan ukuran kecakapan yang dicapai suatu saat.
- Sedangkan Marsun dan Martaniah (dalam Tjundjing, 2001:71) berpendapat bahwa prestasi belajar merupakan hasil kegiatan belajar, yaitu sejauh mana peserta didik menguasai bahan pelajaran yang diajarkan, yang diikuti oleh munculnya perasaan puas bahwa ia telah melakukan sesuatu dengan baik. Hal ini berarti prestasi belajar hanya bisa diketahui jika telah dilakukan penilaian terhadap hasil belajar siswa.
- Selanjutnya Surya (2004:57) mengemukakan prestasi belajar adalah seluruh kecakapan hasil yang dicapai (achivement) yang diperoleh melalui proses belajar berdasarkan test belajar.
- Pengertian prestasi belajar sesuai dengan Sukardi (dalam Qory, 2010:26), menurutnya prestasi belajar sebagai taraf prestasi yang dicapai dari bermacam-macam pelajaran yang telah diikuti.
Berdasarkan beberapa pendapat diatas
dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai oleh
individu setelah mengalami proses belajar dalam jangka waktu tertentu. Prestasi
belajar yang ditampilkan dengan nilai atau angka dibuat guru berdasarkan
pedoman penilaian pada masing-masing siswa berbeda, berdasarkan tingkat
penguasaan kompetensi yang telah ditetapkan.
Refrensi Rujukan :
Refrensi Rujukan :
- Fathurrahman, Pupuh. 2007. Strategi Pembelajaran. Bandung: Insan Media.
- Surya, Mohamad. 2004. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.
- Hamalik, Oemar. 2005. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
- Tjundjing, Sia. 2001. Hubungan Antara IQ, EQ, dan QA dengan Prestasi Studi pada Siswa SMU. Jurnal Anima Vol. 17. No.1.
- Qory, Aina. 2010. Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Penyesuaian Sosial pada Siswa Akselerasi Bina Insani. Skripsi UPI Bandung. Tidak Diterbitkan.
Kategori
Artikel
- Administrasi Pendidikan
- Bimbingan Konseling
- Download
- Ekonomi
- Jurnal
- Kedokteran
- Manajemen Pemasaran Pariwisata
- Model Metode dan Teknik Pembelajaran
- Pendidikan Biologi
- Pendidikan Geografi
- Pendidikan Ilmu Komputer
- Pendidikan IPS
- Pendidikan Kewarganegaraan
- Pendidikan Luar Biasa
- Pendidikan Luar Sekolah
- Pendidikan Sejarah
- Psikologi
- Skripsi
- Teknologi Pendidikan
- Wawasan Pendidikan
Copyright © 2014-2015 ILMU
PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved
Tidak ada komentar:
Posting Komentar