Memanfaatkan Media ICT dalam Pembelajaran
OPINI
| 28 November 2013 | 10:29
Dibaca: 752
Komentar: 0
0
Fenomena pemanfaatan Information and Communication
Technology (ICT) dalam pembelajaran di sekolah semakin bergaung. Bahkan
dalam kurikulum 2013 yang akan segera berlangsung, ICT memegang peranan yang
sangat penting dalam pelaksanaan pembelajaran. Pada kurikulum 2013 dijelaskan
bahwa pembelajaran menerapkan prinsip siapa saja adalah guru, siapa saja adalah
siswa dan di mana saja adalah kelas. Oleh karena itu, pemanfaatan ICT
diperlukan dalam rangkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran. Artinya, tidak
menutup kemungkinan di tahun-tahun yang akan datang, materi, tugas dan
ditransfer melalui ICT.
Perkembangan
ICT di dunia sangat cepat, dari waktu ke waktu. Perkembangan ICT tersebut
tentunya menjadi potensi yang sangat besar untuk meningkatkan kualitas
pendidikan. Karena teknologi informasi menyimpan informasi tentang segala hal
yang tak terbatas, maka hal ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan
pengembangan pendidikan yang tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Tentunya
hal tersebut akan menjadi tantangan besar bagi guru karena dituntut untuk
mengerti, memahami, mengoperasikan, dan mengeksplor ICT dengan baik sehingga
dapat diaplikasikan dalam pembelajaran. Di samping itu, guru harus berpikir
lebih kreatif, inovatif, dan berwawasan luas sehingga dapat meningkatkan
kualitas pembelajaran.
ICT dalam pembelajaran dapat menjadi
dua peran, yaitu: (1) sebagai media presentasi pembelajaran, misal berbentuk slide
power point dan animasi dengan program flash; (2) sebagai media
pembelajaran mandiri atau E-Learning, misal peserta didik diberikan tugas
untuk membaca atau mencari sumber dari internet, mengirimkan jawaban tugas,
bahkan mencoba dan melakukan materi pembelajaran. Melalui E-Learning,
belajar tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Belajar dapat dilakukan kapan
saja dan dimana saja. Hal ini mendorong peserta didik untuk melakukan analisis
dan sintesis pengetahuan, menggali, mengolah dan memanfaatkan informasi,
menghasilkan tulisan, informasi dan pengetahuan sendiri. Peserta didik
dirangsang untuk melakukan eksplorasi ilmu pengetahuan. Fasilitas yang dapat
dimanfaatkan oleh peserta didik untuk belajar melalui E-Learning
diantaranya : E-Book, E-Library, interaksi dengan pakar, email,
mailling List, News Group, dan lain-lain.
Sedangkan manfaat penggunaan ICT dalam
rangka mendukung pelaksanaan pembelajaran adalah: (1) meningkatkan kualitas
pembelajaran; (2) memperluas akses terhadap pendidikan dan pembelajaran; (3)
membantu memvisualisasikan ide-ide abstrak; (4) mempermudah pemahaman materi
yang sedang dipelajari; (5) menampilkan materi pembelajaran menjadi lebih
menarik; dan 6) memungkinkan terjadinya interaksi antara pembelajaran dengan
materi yang sedang dipelajari. Jika memperhatikan manfaat dari penggunaan ICT
ini, tentunya penggunaan ICT dalam pembelajaran maupun lingkungan sekolah tidak
dapat dihindari. Sekolah harus senantiasa berupaya untuk memenuhi kebutuhan
terhadap fasilitas ICT ini.
ICT ini juga digunakan dalam
pembelajaran Matematika. Seperti diketahui bahwa matematika pada dasarnya
memuat ide-ide abstrak. Untuk memahami konsep matematika yang abstrak,
pemvisualisasian sangat penting. Misal, pada pokok bahasan Garis dan Sudut yang
diberikan di kelas 7 SMP. Peserta didik kelas 7 rata-rata berusia 11 – 12
tahun. Menurut Teori Kognitif yang dikembangkan oleh Jean Peaget, anak pada
usia ini berada pada usia operasional formal, artinya mereka sudah dapat
memahami ide-ide abstrak. Tetapi pada kenyataannya, peserta didik kelas 7 lebih
tepat dikatakan berada pada peralihan ke tahap operasional formal karena mereka
umumnya masih sulit memahami ide-ide abstrak ini. Oleh karena itu, bantuan
media ICT sangat penting perannya dalam memahami materi Garis dan Sudut,
khususnya pada indikator melukis sudut yang besarnya diketahui, melukis
sudut-sudut istimewa dengan jangka, dan membagi sudut menjadi dua sama besar.
Jika membaca indikator ini, peserta didik dituntut untuk mempunyai kemampuan
psikomotorik. Media ICT yang digunakan dapat berupa slide power point yang
dilengkapi dengan animasi dan sound. Kelebihannya, media ini dapat
diulangi berkali-kali hingga peserta didik mampu menguasai indikator tersebut.
Berikut ini adalah contoh slide
power point pada indikator di atas.
Pada akhir pembelajaran, diberikan
latihan interaktif. Dengan latihan ini, peserta didik dapat menyelesaikan soal
dengan suasana yang menyenangkan.
Dengan media ini peserta didik dapat berlatih sendiri
hingga menguasai indikator yang dimaksud.
Berdasarkan paparan tentang manfaat
dari media ICT yang telah dijelaskan sebelumnya, hal yang perlu dilakukan dalam
rangka pemanfaatan ICT ini adalah dengan menyediakan prasarana dan fasilitas
ICT untuk peserta didik dan guru yang memungkinkan mereka berada dalam suatu
sistem yang diharapkan. Di samping itu juga, sekolah mengintegrasikan ICT dalam
pendidikan sekolah melalui kurikulum yang sesuai dan dukungan sumberdaya dan
mendorong tumbuhnya lingkungan berbasis komunitas yang kondusif terhadap
manajemen perubahan di sekolah. Hal yang tak kalah pentingnya
adalah adanya daya saring terhadap kemungkinan dampak negatif dari pemanfaatan
ICT dari semua pihak.
diunduh 3 Feb 2015 jam 9.30 pm
Berita
Politik Humaniora Ekonomi Hiburan Olahraga Lifestyle Wisata Kesehatan Tekno Media Muda Green Jakarta
Fiksiana
Mengajar di SMPN 1 Sioarjo-Jawa Timur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar