TEKS PEMBINA UPACARA
JUDUL : LITERASI AKAN MENYELAMATKAN HIDUPMU
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat pagi, dan salam sejahtera bagi kita semua.
Anak-anakku, berbicara di depan kalian pagi ini, Bapak/Ibu ingin mengangkat satu kata yang sering kalian dengar namun mungkin sering disalahpahami, Literasi.
Banyak dari kita yang langsung membayangkan tumpukan buku tebal atau tugas merangkum yang membosankan saat mendengar kata ini. Padahal, jika kita mau melihat lebih dalam, literasi sebenarnya adalah sebuah ilmu bertahan hidup yang akan menyelamatkan nyawa dan masa depan kalian.
Kemampuan literasi ini dimulai dari hal yang paling mendasar, yaitu bagaimana kita mendengar dan menyerap informasi penting. Bayangkan jika di tengah cuaca ekstrem atau situasi darurat, ada pengumuman mengenai jalur evakuasi atau peringatan bencana, namun kita abai karena merasa malas menyimak. Di titik itulah literasi bekerja sebagai penyelamat, orang yang literat akan memasang telinga dengan tajam, memahami instruksi dengan cepat, dan mengambil langkah yang tepat untuk menyelamatkan diri serta orang di sekitarnya.
Namun, literasi tidak berhenti hanya pada apa yang kita dengar atau baca di atas kertas saja. Lebih jauh dari itu, literasi menuntut kita untuk mampu membaca situasi di sekitar kita. Pernahkah kalian berada di suatu tempat dan merasa ada yang tidak beres, atau melihat teman yang sedang murung meskipun ia berkata "baik-baik saja"? Itu adalah kemampuan membaca keadaan. Seseorang yang memiliki kepekaan literasi sosial yang tinggi tidak akan menjadi pribadi yang acuh tak acuh, mereka tahu kapan harus bertindak, kapan harus diam, dan bagaimana cara menempatkan diri agar tidak terjebak dalam konflik yang merugikan.
Oleh karena itu, anak-anakku sekalian, mari kita ubah pandangan kita bahwa literasi itu membosankan. Anggaplah literasi sebagai sebuah kompas yang kalian pegang erat agar tidak tersesat di tengah hutan informasi yang sangat luas ini.
Semoga bermanfaat dan menjadi renungan bagi kita semua. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
#guru #guruindonesia #pembinaupacara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar