Cak Nun:
"Negara Hukum Itu Rendah..!"
29 Januari 2015 00:46:05 Dibaca :
624
Jangan
pernah sebuah negara jadi negara hukum....harus kalau bisa jadi negara akhlak
atau moral... kalau negara hukum, ada orang mati di jalan, anda lewati (tidak
menolong), tidak masalah menurut hukum.. ada orang kecelakaan anda tidak
tolong, tidak masalah menurut hukum... ada orang lapar tidak anda kasih makan,
tidak masalah menurut hukum...tapi salah menurut akhlak. maka negara hukum itu
rendah....hukum itu hanya jalan kalau ada aparatnya rakyat sekarang tidak punya
parameter berpikir yg benar..... rakyat dgn bodoh menyelesaikan semua urusan
pada negara.. baik dan buruk diserahkan pada hukum...itu bodoh! hukum itu tidak
mampu utk mengurusi kebaikan dan kebenaran sampai tingkat yg diperlukan
manusia.. hukum itu tahunya satu level kecil..orang nyopet yg dilihat
nyopetnya, dia tidak pernah bertanya kenapa nyopet.. hukum itu paling rendah..
di atas hukum itu ada akhlak..di atas akhlak ada taqwa, karomah, kemuliaan dan
seterusnya.. rakyat tidak pernah menghukum secara moral kepada koruptor atau
siapapun yang bersalah.. ada artis yg berbuat asusila setelah keluar penjara
malah jadi kayak nabi, orang besar, selebritis nomer 1, dielu-elukan.. mereka
tidak ditempatkan di tempat yang semestinya.. rakyat sendiri tidak punya
akhlak..masyarakat tidak punya hukuman moral kepada anggota masyarakat...
masyarakat itu lebih penting dari negara... nggk ada negara tidak apa-apa
selama masih ada masyarakat... kalau ada negara tak ada masyarakat, tak bisa
disebut negara.. masyarakat tidak ada negara, tetap masyarakat lha kok
masyarakat menyerahkan kedaulatannya kepada negara untuk segala hal.. lalu
rakyatnya protes "kok hukumannya cuman segitu??" lha salah sendiri
rakyat tidak ikut menghukum.. kewajiban negara menghukum secara hukum (yuridis)
masyarakat menghukum secara kebudayaan dan moral tapi sekarang hukuman
kebudayaan dan moral ini sudah tidak dipegang oleh rakyat....' (Emha Ainun
Nadjib)
..seorang ilustrator, music lover,
komentator dan jempoler di fesbuk....tak kurang dan tak lebih
Selengkapnya...
Selengkapnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar